- oleh Lendah1_KP2024
- 07 April 2026 12:19:59
- 10 views
Waspada Leptospirosis, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
leptospirosis merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama saat musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dapat menular melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus.
Di wilayah kerja UPT Puskesmas Lendah I, kewaspadaan terhadap leptospirosis terus ditingkatkan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat. Lingkungan yang lembab, genangan air, serta sanitasi yang kurang baik menjadi faktor risiko utama penyebaran penyakit ini.
Gejala leptospirosis seringkali mirip dengan penyakit lain, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, terutama pada betis, mata merah, hingga mual dan muntah. Pada kondisi yang lebih berat, leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan organ seperti hati dan ginjal, bahkan berisiko fatal apabila tidak segera ditangani.
Untuk itu, masyarakat diimbau agar lebih waspada dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, terutama setelah kontak dengan air banjir atau lingkungan yang berisiko.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
- Menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus
- Menghindari kontak langsung dengan air yang diduga terkontaminasi
- Menggunakan alas kaki saat beraktivitas di lingkungan basah atau berlumpur
- Menutup luka terbuka agar tidak terpapar air kotor
- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
UPT Puskesmas Lendah I terus mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama dalam mencegah leptospirosis.
Dengan upaya bersama antara masyarakat dan lintas sektor, diharapkan penyebaran leptospirosis dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh warga.
Sumber Video:
Video edukasi leptospirosis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo